ANALISIS MATERI PAI
oleh: WAHYUDIN NOOR, NIM: 1502521482
PELAJARAN 2
MARI BELAJAR SURAH
|
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI
DASAR
|
|
1. Menerima dan
menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
|
1.1 Menerima Q.S. al-Kautsar (108) sebagai firman Allah Swt
1.2 Mengamalkan ajaran Q.S. al-Kautsar
(108) dalam
kehidupan sehari-hari
1.3 Meyakini bahwa semua rezeki dan pertolongan pada hakekatnya
berasal dari Allah Swt.
|
|
2. Menunjukkan
perilaku jujur,disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berintraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
|
2.1 Memiliki sikap bersyukur
sebagai implementasi dari pemahaman al-Kautsar
(108)
|
|
3. Memahami pengetahuan faktual
dengan cara mengamati
dan menanya berdasarkan rasa
ingin tahu tentang
dirinya, makhluk ciptaan tuhan dan kegiatannya,dan benda-benda yang
dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
|
3.1 Mengetahui arti Q.S. al-Kautsar
(108)
3.2 memahami isi kandungan Q.S. al- Kautsar (108)
|
|
4. Menyajikan
pengetahuan factual terkait dengan pengembangan dari yang dipelajari di madalam
bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam yang estetis, dalam gerakan
yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak
bermain dan berakhlak mulia.
|
4.1 Membaca Q.S. al-Kautsar (108)
secara benar dan fasih.
|
AL-KAUTSAR
c. Indikator Pembelajaran
1. Mengartikan surah al-Kautsar dengan
benar
2. Menjelaskan isi kandungan surah
al-Kautsar dengan benar
d. Tujuan Pembelajaran
1. Menerjemahkan surah al-Kautsar dengan
benar
2. Menjelaskan isi kandungan al-Kautsar
dengan benar
e. ANALISIS
1. Relevansi KI, KD, dan Indikator
a.
KI-1 dalam materi ini adalah Menerima dan
menjalankan ajaran agama yang dianutnya yang
dijabarkan dalam 3 KD yaitu : 1) Menerima
Q.S. al-Kautsar (108)
sebagai firman Allah Swt. 2) Mengamalkan ajaran Q.S. al-Kautsar (108) dalam kehidupan sehari-hari. 3) Meyakini bahwa semua rezeki dan pertolongan pada hakekatnya
berasal dari Allah Swt.
b.
KI-2 adalah Menunjukkan perilaku jujur,disiplin,
tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berintraksi dengan
keluarga, teman, guru, dan tetangganya. dijabarkan dalam 1 KD
yaitu : 1) Memiliki
sikap bersyukur sebagai implementasi dari
pemahaman al-Kautsar (108).
c.
KI-3 adalah Memahami pengetahuan faktual
dengan cara mengamati
dan menanya berdasarkan rasa
ingin tahu tentang
dirinya, makhluk ciptaan tuhan dan kegiatannya,dan benda-benda yang dijumpainya
di rumah, di sekolah dan tempat bermain. dijabarkan dalam 2 KD
yaitu: 1) Mengetahui arti Q.S. al-Kautsar
(108), 2) Memahami isi kandungan Q.S. al-Kautsar
(108).
d.
KI-4 adalah Menyajikan
pengetahuan
factual terkait dengan
pengembangan
dari yang dipelajari di madalam
bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam yang estetis, dalam gerakan yang
mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak
bermain dan berakhlak mulia dijabarkan dalam 1 KD yaitu : 1) Membaca Q.S. al-Kautsar (108)
secara benar dan fasih.
Komentar :
Menurut hemat penulis
antara KI dan KD sudah relevan, yang bermasalah disini adalah indikator
yang tidak relevan dengan KI-KD, karena 2 indikator yang ada tidak cukup
menggambarkan keberhasilan 4 KI dan 7 KD, sepertinya indikator yang ada hanya
menggambarkan KI-2 saja, yaitu ranah kognitif, sedangkan aspek spiritual,
social, K-1, K-2, dan K-4 sama sekali tidak tergambar dalam indikator yang ada.
Jadi kesimpulannya adalah, Indikator tidak relevan dengan KI dan KD.
2.
Relevansi KD, Indikator dan Materi
Menurut hemat penulis antara KD dan indikator
tidak relevan, karena indikator yang berjumlah 2 diatas tidak dapat mewakili
atau menggambarkan KD yang jumlahnya 7, indikator yang ada hanya dapat menggambarkan KD (3.1
dan 3.2), untuk KD yang lain belum terwakili. Sementara indikator dengan materi
menurut hemat penulis sudah relevan, namun perlu ada penambahan contoh-contoh prilaku,
baik pada aspek sikap spiritual, sosial dan psikomotor, agar lebih efektif utuk
menjelaskan KD ( 1.1, 1.2, 1.3, 2.1 dan 4.1 ).
3.
Hubungan
Indikator, Materi, dan Metode yang digunakan.
Menurut hemat penulis hubungan indikator dan materi sudah
relevan, namun untuk metode yang digunakan penulis masih kebingungan karena
kurang jelas metode apa yang digunakan dalam buku ini, tapi sepertinya
penugasan kelompok, menurut penulis kalau penugasan kelompok sulit untuk
mengukur kemampuan individu, karena bisa saja dalam satu kelompok itu hanya 1
(satu) 2 (dua) orang saja yang aktif mengerjakan, yang lainnya hanya menunggu,
boleh berkelompok tapi menggunakan metode pembelajaran kooperatif dengan
berbagai jenisnya, STAD, Jiksaw, dan lain-lain. Agar pembelajran lebih efektif
dan minat siswa meningkat dari sebelumnya yang berakibat pada prestasi belajar
yang semakin membaik.
4.
Ketepatan
Evalusai Pembelajaran
Untuk evaluasi penulis juga bingung jenis evaluasi yang
digunakan, yang terlihat hanya jenis tes uraian (subjektif) seharusnya evaluasi
itu harus dapat menggambarkan kemampauan peserta didik dalam 3 aspek, kognitif,
apektif dan psikomotor, untuk apektif tidak terlihat ada kolom yang harus di
centang, atau indikatur sikap apa saja yang menjadi fokus penialain, begitu
juga psikomotor, kalau KI 4 dan KD nya 4.1
Membaca Q.S. al-Kautsar (108)
secara benar dan fasih, maka seharusnya evaluasinya memuat hukum-hukum
tadwidnya, juga ada kolom untuk penilaian praktek, karena ini masuk ranah
psikomotor. Jadi kesimpulannya adalah bahwa evaluasi yang ada hanya mengukur
kemampauan kognitifnya saja, untuk aspek apektif dan psikomotor belum terlihat,
sehingga evaluasinya perlu dilengkapi.
Sekian
Terimakasih