1.
Relevansi KI, KD dan Indikator pada mata pelajaran Fiqih yang
berjudul Manfaat Zakat, Infak, dan
Sedekah?
Jawaban:
KI-1 aspek menerima, menjalankan, dan
menghargai ajaran agama yang dianutnya. dan KD 1.1 menerima perintah zakat,
infak, dan sedekah. Hal ini kurang sesuai relevan karena kompetensi dasar hanya
menerima perintah zakat sedangkan KI-1 menginginkan lebih luas lagi. yakni
menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya (salah satunya
perintah zakat, infak, dan sedekah). Di antara kedua KI-1 dan KD 1.1 tidak
linear dan tidak disebutkan secara komprehensif. Indikator atau tujuan yang
ingin dicapai agar siswa mengikuti perintah zakat, infak, dan sedeakah serta
menyenangi perintah tersebut. Hal ini sudah sesuai apabila kita lihat dari
kompetensi dasar (KD) pada poin 1.1.
KI-2 menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, santuan, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan
keluarga, teman,grur, dan tetangganya. sedangkan di KD 1.2 mengamalkan perintah
zakat, infak dan sedekah. KI-2 disebutkan tentang sifat-sifat terpuji. Sedangkan
dari Indikator yang ingin dicapai sudah sesuai dengan kompetensi dasar (KD)
yakni mengimplementasikan dan membiasakan berzakat, infak dan sedekah.
KI-3 dan 4 bukan pembahasan tentang pembahasan
manfaat zakat, infak dan sedekah. Hal ini sangat berbanding lurus dengan
kompetensi dasar yang ingin dicapai pada poin 2.3 yakni menghargai orang yang
berzakat, infak dan sedekah. Pada poin-poin indicator sudah sesuai dan mewakili
KD yakni menghormati dan mensuritauladani orang yang berzakat, infak dan
sedekah.
2.
Relevansi KD, Indikator, dan materi pada mata pelajaran Fiqih yang
berjudul Manfaat Zakat, Infak, dan
Sedekah?
Kompetensi Dasar dan Indikator pembelajaran
sudah cukup sesuai dengan materi pokok tentang Manfaat Zakat, Infak, dan
Sedekah. Namu ada beberapa poin yang disebutkan di KD dan indicator tidak ada
pada materi pembelajaran, yakni Ayat al-Quran dan hadis sebagai dasar perintah
zakat, infak dan sedekah tidak dicantumkan. Hal ini berpengaruh pada pemahaman
siswa tentang pengamalan perintah zakat, infak dan sedekah. Selain itu perlu
ada cerita dari Nabi Muhammad saw dan para sahabat Rasulullah tentang
kesenangan beliau berzakat, infak dan sedekah seperti yang telah kita ketahui
materi ini perlu disisipkan cerita teladan agung dari Rasulullah agar timbul
rasa cinta terhadap nabinya dan hukum Islam dan perlu ada simulasi langsung
tentang zakat, infak dan sedekah ini agar siswa dapat memaknai pelajaran fiqih
ini sehingga aspek yang dicapai tidak hanya kognitif semata namun harus
menyangkut afektif dan psikomotorik siswa.
3.
Hubungan Indikator, materi, dan metode yang digunakan pada mata pelajaran Fiqih yang berjudul
Manfaat Zakat, Infak, dan Sedekah?
Dari pemaparan dan penjelasan materi pokok
tentang manfaat zakat, infak dan sedekah ini dihubungkan dengan indikator
pembelajaran yang ingin dicapai. maka pendidik perlu menggunakan metode yang
sesuai dengann kebutuhan dan tujuan pembelajaran tersebut. Metode pembelajaran
yang harus digunakan dalam materi manfaat zakat, infak dan sedekah ini adalah
metode sosiodrama/ simulasi pada materi tersebut karena hal ini dapat merangsang
daya piker siswa, melatih dalam memecahkan masalah, dan memupuk daya
kreatifitas siswa tentang zakat, infak dan sedekah. Terlebih lagi materi ini
mempunyai kaitannya tentang kebiasaan masyarakat yang suka berzakat, infak dan
sedekah. Selain itu metode lain yang dapat digunakan yakni Integrated
Learning (Pembelajaran terpadu). Pembelajaran terpadu merupakan pendekatan
pembelajaran yang melibatkan beberapa bidang studi untuk memberikan pengalaman
yang bermakna kepada siswa. Dikatakan bermakna pada pembelajaran terpadu
artinya, siswa akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari itu melalui
pengalaman langsung dan menghubungkan dengan konsep yang lain yang sudah mereka
pahami.
4.
Ketepatan evaluasi pembelajaran pada mata pelajaran Fiqih yang
berjudul Manfaat Zakat, Infak, dan
Sedekah?
Pada tahap evaluasi pembelajaran, penilaian
kognitif, afektif dan psikomotorik harus diperhatikan, Karena pada poin
Kompetensi Dasar (KD) disebutkan Menerima perintah, Mengamalkan perintah dan
menghargai orang yang berzakat, infak dan sedekah. Soal-soal harus disesuaikan
dengan KD dan indikator pembelajaran yang ingin dicapai. Evaluasi mata pelajaran
fiqih ini perlu melibatkan obsevasi di masyarakat karena pelajaran tentang
zakat, infak dan sedekah merupakan amal ibadah yang bertujuan mendekatkan diri
kepada Allah dan bermanfaat untuk orang lain. Tidak hanya bertujuan hablun
min al-Allah namun berkaitan erat dengan hablum min al-nas.