TEMA: NIKMATNYA
SALAT INDAHNYA HIDUP(Ketentuan Shalat Lima Waktu dan Sujud Sahwi)
1.
Relevansi KI,
KD dan Indikator
Hubungan antara
KI, KD dan Indikator sudah sangat relevan (berhubungan) sebagian, khususnya
dari salah satu isi KI yang nomor 1 yaitu “menghargai dan menghayati ajaran
agama yang dianutnya”, sangat lah berhubungan dengan isi KD yang menyuruh
peserta didik untuk menghayati, memahami, mempraktikan serta memperagakan
salat, azan, iqamah dan sujud sahwi. Yang mana semua itu termasuk diantara
ajaran agama Islam.
Begitu juga
dengan Indikator nya sudah sangat relevan dengan KI dan KD. Dimana setelah
peserta didik sudah memahami isi dari KI dan KD maka peserta didik dapat
menjelaskan apa saja yang terdapat pada indikator.
Adapun isi dari
KI nomor 2, 3, dan 4 menurut kurang
relevan, karena isi nya mengenai tentang sikap perilaku dan hubungan sosial.
Yang demikian tidak terdapat pada KD dan Indikatornya.
2.
Relevansi KD,
Indikator dan Materi
Dari ketiganya
sudah sangat relevan dan saling berhubungan, akan tetapi materinya tidak
mencakup semua isi dari KD dan Indikator. Pada KD dan indikator terdapat
masalah salat, azan, iqamah dan sujud sahwi sedangkan dalam materi hanya di
bahas masalah salat saja.
3.
Hubungan
Indikator, Materi dan Metode Yang Digunakan
Metode yang
digunakan sudah sangat tepat bagi peserta didik untuk dapat menjelaskan,
memperagakan dan mendemonstrasikan masalah salat dan sujud sahwi. Akan
tetapi hubungan antara indikator dan
materi kurang relevan. Terlihat dari isi materi yang hanya menjelaskan masalah
salat saja dan tidak memuat tentang sujud sahwi.
4.
Ketepatan
Evaluasi Pembelajaran
Evaluasi
Pembelajarannya kurang mencakup semua yang terdapat pada KI, KD, indikator dan
materi yang di bagikan. Apa yang terdapat pada evaluasi hanya masalah salat
saja, tidak memuat tentang azan, iqamat dan sujud sahwi.