Nama : Marzuki, S.Pd.I
Nim : 1502521478
Lokal : 2 PAI B
Tugas Final Test Evaluasi
Pembelajaran
BAB I
PENDAHULAN
Program Magrib
Mengaji santri yang tinggal diasrama pesantren Ar-Raudhah Pasar Senin Kec.
Amuntai Utara dilaksanakan setiap hari dan dilaksanakan sesudah Magrib sampai
Isya di Moshola yang ada dilingkungan Pesantren. Hal tersebut dilakukan untuk
mengisi kegiatan santri yang dipergunakan untuk hal-hal yang membuang waktu,
seperti nonton televise contohnya.
Jadi program
Maghrib Mengaji harus digalakkan di tengah tergerusnya nilai-nilai kehidupan
umat beragama. "Anak-anak kita sekarang semakin memprihatinkan, keseharian
waktu mereka hanya dihabiskan untuk kegiatan yang tidak bermanfaat. Kondisi
inilah yang memicu banyaknya anak-anak terjerumus atau terpengaruh dengan situasi
lingkungan". Dan model evaluasi yang digunakan adalah Model Yang
berorientasi pada tujuan. Model evaluasi ini menggunakan tujuan pembelajaran
umum ( TPU ) dan tujuan pembelajaran khusus ( TPK ) sebagai criteria untuk
menentukan keberhasilan. Tujuan model ini membantu guru merumuskan tujuan dan
menjelaskan hubungan antar tujuan dengan kegiatan.
BAB II
Kebijakan program Magrib Mengaji santri yang
tinggal diasrama pesantren Ar-Raudhah Pasar Senin Kec. Amuntai Utara ini
digagas oleh pengasuh Pondok Pesantren Ar-Raudhah yakni, KH. Abdussamad, BA. Dengan merujuk
kepada melihat kegiatan santri yang keseringan nonton TV, yang ditonton sinema
Anak Jalanan. Yang ditonton adalah yang mengajari pacaran, perkelahian dan
penipuan karakter seakan-akan agama islam diolok-olok dengan diperankan oleh
yang bukan muslim. Bagaimana tidak? Yang merankan seorang Kristen tapi dia
melakukan shalat, menyampaikan hadist dan banyak lagi. Hal tersebut dapat
mempengaruhi dan membentuk sikap dan watak anak yang menontonnya sehingga rusak
menjadi kecenderungan mengikuti apa yang ditontonnya, seperti gaya bicara, berpakaian, bergaulnya.
Dalam ilmu evaluasi program pendidikan, ada banyak model
yang bisa digunakan untuk mengevaluasi suatu program.[1]
Dan model evaluasi yang digunakan adalah Model Yang berorientasi
pada tujuan. Model evaluasi ini menggunakan tujuan pembelajaran umum ( TPU )
dan tujuan pembelajaran khusus ( TPK ) sebagai criteria untuk menentukan
keberhasilan. Tujuan model ini membantu guru merumuskan tujuan dan menjelaskan
hubungan antar tujuan dengan kegiatan.
Nah dengan
adanya Magrib mengaji ini dilaksanakan, Alhamdulillah dapat meminimalisir terhadap angka kenakalan
pada anak atau remaja dilingkungan Pesantren.
Data Santri Pondok Pesantren
Ar-Raudhah Pasar Senin Kec. Amuntai Utara
|
Santri
|
Santriwati
|
|
159
|
246
|
|
Jumlah : 405
|
|
|
80 Kamar
|
|
BAB III
SIMPULAN
Yang diperoleh
dari program Magrib Mengaji santri yang tinggal diasrama pesantren Ar-Raudhah
Pasar Senin Kec. Amuntai Utara ini sangat baik dan layak untuk diteruskan guna
tujuan memperbaiki dan menekan angka kenakalan anak atau remaja santri.
DAFTAR PUSTAKA
Eko Putro Widoyoko, Evaluasi
Program Pembelajaran: Panduan Praktis bagi Pendidik dan Calon Pendidik, Yogyakarta:
Pustaka Pelajar, 2010
Suharsimi Arikunto dan Cepi
Safruddin Abdul Jabar, Evaluasi Program Pendidikan: Pedoman Teoritis
Praktis Bagi Mahasiswa dan Praktisi Pendidikan, ....
[1]
Suharsimi
Arikunto dan Cepi Safruddin Abdul Jabar, Evaluasi Program Pendidikan:
Pedoman Teoritis Praktis Bagi Mahasiswa dan Praktisi Pendidikan, halaman.
41