Evaluasi - M. Ilyas

Tugas Final                                                                Dosen Pembimbing
Evaluasi Pendidikan                                                                           Dr. Dina Hermina,M.Pd
                                                                                                            Dr. Ahmad Juhaidi.M.Pd.I

Penilitian fiktif
PENGARUH SPIRITUAL QUETION DALAM KEGIATAN PESANTREN RAMADHAN TERHADAP PENGETAHUAN MURID  DALAM BIDANG STUDI FIQIH SERTA PRAKTIKNYA DI MADRASAH TSANAWIYAH PLUS AL HAMID KAYUTANGI UJUNG KOTA BANJARMASIN
BAB I
PENDAHULUAN


Pendidikan adalah usaha sadar untuk mengubah peserta didik menjadi manusia yang seutuhnya, sebagaimana Pendidikan bertanggung jawab untuk membentuk watak, mengembangkan potensi agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan, Sebagaimana yang diamanatkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Bab II Pasal 3 ayat 2 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang berbunyi:
     “Pendidikan berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.” (Undang-Undang 2003.20)

            Tujuan Pendidikan Nasional itu dijabarkan ke lembaga-lembaga pendidikan, salah satunya adalah sekolah Madrasah Tsanawiyah. Untuk memberikan pengetahuan dan pengamalan dari segi Syari’at Islam tentang cara-cara manusia melaksanakan ibadah kepada Allah SWT dan mengatur kehidupan sesama manusia serta alam sekitarnya.
Allah Swt menciptakan Jin dan Manusia untuk beribadah kepada-Nya. Ini ditegaskan  dalam  Al-qur`an  surat  Adz-Dzaariyaat  ayat  56  yang berbunyi:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

Oleh karena itu orang tua mensekolahkan anaknya menginginkan anaknya berprestasi yang baik, hadist Nabi SAW :
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim (H.R Ibnu Majah)

Pendidikan bisa kita dapatkan dimana saja  kapan saja , tidak terikat dengan tempat dan waktu asalkan memiliki keinginan untuk belajar termasuk juga ketika kita memasuki bulan Ramadhan seseorang yang menyadari akan pentingnya dan faedahnya belajar pada bulan puasa akan mengikuti segala kegiatannya , kegiatan Ramadhan bisa kita jumpai dilanggar masjid ataupun dilembaga sekolah yang mengadakannya.
Adapun pesantren Ramadhan yang dilaksanakan dibulan ini pada sekolah MTs Plus Al hamid dalam pengembangkan pengetahuan fiqih serta memberikan pengelaman langsung dengan mengadakan kegiatan Pestren Ramadhan , kegiatan Mulai dari Sahur bersama, tausiyah, tadarus/tafizul Qur’an dan Shalat Dhuha dll yang dimulai dari hari ke tiga bulan Ramadhan hingga hari ke 25 dibulan Ramadhan.
Kegiatan tersebut masih belum diukur tingkat keberhasilannya, Dari gambaran tersebut penulis tertarik untuk lebih mengetahui lebih dekat dengan mengadakan penelitian dengan Judul penelitian “PENGARUH SPIRITUAL QUETION DALAM KEGIATAN PESANTREN RAMADHAN TERHADAP PENGETAHUAN MURID  DALAM BIDANG STUDI FIQIH SERTA PRAKTIKNYA DI MADRASAH TSANAWIYAH PLUS AL HAMID KAYUTANGI UJUNG KOTA BANJARMASIN”
A.    Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas penulis menetapkan rumusan masalah sebagai berikut:
  1. Bagaimana pengaruh intensitas kegiatan pesantren ramadhan terhadap pengetahuan murid  dalam bidang studi fiqih serta praktiknya di madrasah tsanawiyah plus al hamid
B.     Alasan Memilih Judul
Adapun yang mendasari penulis memilih judul diatas adalah:
1.      Pesantren Ramadhan adalah kegiatan Rutin yang diselenggarakan satu Tahun sekali pada Bulan Ramadhan dan masih belum ada yang meneliti untuk mengetahui pengaruhnya
C.    Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:
  1. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh SQ dalam kegiatan kegiatan pesantren ramadhan terhadap pengetahuan murid  dalam bidang studi fiqih serta praktiknya di madrasah tsanawiyah plus al hamid
D.    Hipotesis
Hipotesis adalah anggapan sementara terhadap permasalahan yang penulis angkat dalam penelitian fiktif ini sampai terbukti melalui data yang terkumpul yang sebenarnya perlu diuji. Setelah hipotesis yang dimaksud diuji dengan menggunakan analisis statistik dan terbukti kebenarannya, maka hipotesis tersebut berubah menjadi prinsip atau fakta.
Hipotesis penelitian dalam skripsi ini adalah sebagai berikut:

Hipotesis Alternatif (Ha)      :  Ada pengaruh yang signifikan SQ dalam kegiatan pesantren ramadhan terhadap pengetahuan murid  dalam bidang studi fiqih serta praktiknya.

Hipotesis Nihil (Ho)                 : Tidak Ada pengaruh yang signifikan SQ dalam kegiatan pesantren ramadhan terhadap pengetahuan murid  dalam bidang studi fiqih serta praktiknya.





















BAB II
PEMBAHASAN
A.    Evaluasi Model Kirkpatrick
Adapun untuk mengetahui seberapa besar pengaruh intensitas pesantren ramadhan terhadap pengetahuan fiqih serta praktiknya maka penganalisis menggunakan  Model Evaluasi Kirkpatrick dengan empat langkah atau level :
1.      Evaluating Reaction ; proses dalam kegiatan dianggap berpengaruh apabila memang memiliki pengaruh terhadap pengetahuan dan praktik ilmu fiqih siswa
2.      Evaluasi learning ; sikap maupun pengetahuan
3.      Evaluasi behaviour ;dipokuskan pada perubahan sikap yang terjadi pada saat kegiatan dilaksanakan
4.      Evaluasi Result ; difokuskan pada hasil akhir yang terjadi karena peserta didik telah mengikuti program

B.     Kebijakan ;
1.      Siswa yang mengikuti pesntren Ramadhan harus berada ditempat pada waktu sahur dimulai (tepat waktu)
2.      Peserta didik yang mengikuti pesntren Ramadhan diwajibkan menggunakan pakaian Muslim
C.    Input siswa ;
1.      Sahur bersama
2.      Hapalan qur’an/bacaan qur’an
3.      Pengetahuan ilmu keagamaan (tausyiyah)
4.      Shalat dhuha
D.      Jadwal waktu ;
Proses evaluasi yang berjalan yaitu selama 23 hari.

E.     Kerangka Dasar Penelitian       
Dalam penelitian ini ada dua variabel pokok ; yaitu variabel SQ dalam pesantren ramadhan sebagai variabel bebas (Indevendent Variabel), dan variabel pengetahuan dan praktik sebagai variabel terikat (Devendent Variabel).
Keterangan:
   X         : SQ dalam pesantren ramadhan
   Y         : pengetahuan murid  dalam bidang studi fiqih serta praktiknya
Setelah mengetahui hasil koefisien kolerasinya (rxy), maka langkah selanjutnya adalah memberi interpretasi terhadap rxy. Untuk mengadakan interpretasi mengenai besarnya koefisien korelasi, ada dua cara yaitu:
Dengan cara kasar atau sederhana, yaitu dengan berpedoman pada perincian sebagai berikut:
a)    Antara 0,800 < 1,000 = Sangat tinggi
b)   Antara 0,600 < 0,800 = Tinggi
c)    Antara 0,400 < 0,600 = Cukup
d)   Antara 0,200 < 0,400 = Rendah
e)    Antara 0,000 < 0,200 = Rendah sekali

F.     Data Analisis
Untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan antara SQ terhadap kegiatan pesantren Ramadhan (variabel X) terhadap pengetahuan fiqih serta praktiknya (variabel Y), maka penulis menggunakan rumus Korelasi Product Moment dengan memasukan data-data yang diperoleh ke dalam tabel yaitu:

Tabel  pengaruh Variabel X terhadap Variabel Y
No
X
Y
XY
X2
Y2
1
75
80
6000
5625
6400
2
60
76
4560
3600
5776
3
73
80
5840
5329
6400
4
75
85
6375
5625
7225
5
76
86
6536
5776
7396
6
75
83
6225
5625
6889
7
75
87
6525
5625
7569
8
60
77
4620
3600
5929
9
75
85
6375
5625
7225
10
70
75
5250
4900
5625
11
76
89
6764
5776
7921
12
69
75
5175
4761
5625
13
73
87
6351
5329
7569
14
75
82
6150
5625
6724
15
69
77
5313
4761
5929
16
70
80
5600
4900
6400
17
74
84
6216
5476
7056
18
76
85
6460
5776
7225
19
69
77
5313
4761
5929
20
74
80
5920
5476
6400
21
69
77
5313
4761
5929
22
60
75
4500
3600
5625
23
69
78
5382
4761
6084
24
74
79
5846
5476
6241
25
77
86
6622
5929
7396
26
69
83
5727
4761
6889
27
74
81
5994
5476
6561
28
72
81
5832
5184
6561
29
74
82
6068
5476
6724
30
77
86
6622
5929
7396
31
75
86
6450
5625
7396
32
76
85
6460
5776
7225
33
72
80
5760
5184
6400
34
74
86
6364
5476
7396
35
72
82
5904
5184
6724
36
69
82
5658
4761
6724
37
73
87
6351
5329
7569
38
69
75
5175
4761
5625
39
70
85
5950
4900
7225
40
70
82
5740
4900
6724
41
77
91
7007
5929
8281
42
69
79
5451
4761
6241
43
77
92
7084
5929
8464
44
72
80
5760
5184
6400
45
72
82
5904
5184
6724
46
77
91
7007
5929
8281
47
70
88
6160
4900
7744
48
72
83
5976
5184
6889
49
76
87
6612
5776
7569
50
73
86
6278
5329
7396
51
75
90
6750
5625
8100
52
72
85
6120
5184
7225
53
76
92
6992
5776
8464
54
75
89
6675
5625
7921
55
73
86
6278
5329
7396
56
75
90
6750
5625
8100
57
70
88
6160
4900
7744
58
72
79
5688
5184
6241
59
70
85
5950
4900
7225
60
75
86
6450
5625
7396
61
74
87
6438
5476
7569
62
72
88
6336
5184
7744
63
72
84
6048
5184
7056
64
69
79
5451
4761
6241
65
69
81
5589
4761
6561
66
72
86
6192
5184
7396
67
70
84
5880
4900
7056
68
72
82
5904
5184
6724
69
70
86
6020
4900
7396
70
74
80
5920
5476
6400
71
60
84
5040
3600
7056
72
72
90
6480
5184
8100
73
70
84
5880
4900
7056
74
72
81
5832
5184
6561
75
72
86
6192
5184
7396
76
70
90
6300
4900
8100
77
74
86
6364
5476
7396
78
70
80
5600
4900
6400
N=78
∑X=
5616
∑Y=
6515
∑XY=
469804
∑X2=
405436
∑Y2=
545635

Selanjutnya menyelesaikan rumus Korelasi Product Moment dengan Angka Kasar.

= 0,574
Dari tabel diatas dapat diperoleh perhitungan koefisien korelasi () sebesar 0,574 Untuk memberikan interpretasi mengenai besarnya yaitu dengan cara:
1.  Interpretasi secara kasar atau sederhana
Dari perhitungan di atas, telah diperoleh rxy sebesar 0,574 . Jika diperhatikan, maka angka koefisien korelasi yang telah diperoleh tidak bertanda negatif. Ini berarti korelasi antara variabel X terhadap variabel Y  terdapat pengaruh yang signifikan, dengan istilah terdapat korelasi yang positif diantara kedua variabel tersebut. Apabila dilihat besarnya rxy yang diperoleh, yaitu 0,574 ternyata terletak Antara 0,400 < 0,600 yang dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh variabel X terhadap variabel Y tergolong cukup. Dengan demikian secara sederhana dapat dikemukakan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara iq, eq dan sq dalam kegiatan ramadhan terhadap pengetahuan fiqih siswa dalam bidang studi fiqih serta praktiknya.
Adapun hipotesis penelitian dalam skripsi ini ada dua macam, yaitu Hipotesis Alternatif (Ha) dan Hipotesis Nihil (Ho). Hipotesis Alternatif (Ha) adalah ada pengaruh yang signifikan SQ dalam kegiatan pesantren ramadhan terhadap pengetahuan murid  dalam bidang studi fiqih serta praktiknya. sedangkan Hipotesis Nihil (Ho) adalah tidak adalah ada pengaruh yang signifikan antara SQ dalam kegiatan pesantren ramadhan terhadap pengetahuan murid  dalam bidang studi fiqih serta praktiknya..
Berdasarkan hasil tersebut, maka Hipotesis Alternatif (Ha) yang berbunyi: “Ada pengaruh yang signifikan antara SQ dalam kegiatan pesantren ramadhan terhadap pengetahuan murid  dalam bidang studi fiqih serta praktiknya.diterima. Sedangkan Hipotesis Nihil (Ho) yang berbunyi: “Tidak ada pengaruh yang signifikan antara SQ dalam kegiatan pesantren ramadhan terhadap pengetahuan murid  dalam bidang studi fiqih serta praktiknya.ditolak.











BAB III
PENUTUP
A.  Simpulan
Berdasarkan analisis dan interpretasi data yang telah dilakukan, maka penulis dapat mengambil beberapa kesimpulan sebagai berikut:
Pengaruh SQ dalam kegiatan pesantren ramadhan terhadap pengetahuan murid  dalam bidang studi fiqih serta praktiknya .Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh angka koefisein korelasi (rxy) sebesar 0,574, kemudian angka tersebut di interpretasi secara kasar atau sederhana, ternyata terletak antara 0,400 < 0,600 yang dapat dinyatakan bahwa pengaruh variabel X terhadap variabel Y tergolong cukup. Jadi, dapat dikemukakan bahwa terdapat  Pengaruh yang signifikan SQ dalam kegiatan pesantren ramadhan terhadap pengetahuan murid  dalam bidang studi fiqih serta praktiknya. Berdasarkan hasil tersebut, maka Hipotesis Alternatif (Ha) yang berbunyi: “ ada pengaruh SQ terhadap kegiatan pesantren ramadhan terhadap pengetahuan murid  dalam bidang studi fiqih serta praktiknya di madrasah tsanawiyah plus al hamid diterima. Sedangkan Hipotesis Nihil (Ho) yang berbunyi: “ tidak ada pengaruh SQ dalam kegiatan pesantren ramadhan terhadap pengetahuan murid  dalam bidang studi fiqih serta praktiknya di madrasah tsanawiyah plus al hamidditolak.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »