Tugas menganalisis dari BAB IV ( POKOK – POKOK ISI
KITAB-KU
1. Relevansi ki, kd dan
indikator
2. Relevansi kd, indikator, dan
materi
3. Hubungan indikator, materi,
dan metode yang digunakan
4. Ketetapan evaluasi
pembelajaran
Jawab
1. Melihat dari KI, KD dan
Indikator yang ada maka menurut saya sudah relevan antara KI, KD dan Indikator.
Karena adanya unsur pengorganisasian (organising element)
atau keterikatan dalam setiap kompetensinya. Misalnya kompetensi dasar. Sebagai
unsur pengorganisasi, kompetensi inti merupakan pengikat untuk organisasi
vertikal dan organisasi horizontal kompetensi dasar. Organisasi vertikal kompetensi
dasar adalah keterkaitan antara konten kompetensi dasar satu kelas atau jenjang
pendidikan ke kelas/jenjang di atasnya sehingga memenuhi prinsip belajar yaitu
terjadi suatu akumulasi yang berkesinambungan antara konten yang dipelajari
peserta didik.
2. Namun melihat dari KD,
Indikator dan Materi, nampaknya ada ketidak sesuaian.
Antara KD dengan indikator ada yang tidak relevan
dengan isi materinya.
Misalnya di KD 1.4 Meyakini kebenaran
nilai – nilai yang terdapat pada pokok – pokok isi Al-qur'an. Kemudian pada 2.4
Menunjukkan perilaku yang menjadikan Al-qur'an sebagai sumber hukum dalam
kehidupan sehari – hari. Namun realnya di materi tidak ada menyajikan ke
peserta didik point – point tersebut, hanya menyajikan dari isi kandungan dan
ayat – ayat al-qur'an beserta contohnya.
3.
Menganalisis dari hubungan indikator dan materi dalam BAB IV
tentang Pokok – Pokok isi Kitab-Ku ini saya rasa sudah cukup relevan, karena
ditinjau dari pemaparan materi yang ada itu sangatlah sedikit, atau susah bagi
peserta didik memahami dari hanya penjelasan materi yang ada, perlu ada
penambahan materi yang lebih rinci lagi agar anak didik lebih mudah
memahaminya. Dan melihat dari materi yang ada metode pembelajarannya ini yang
cocok adalah Explisit Instruction (Pengajaran Langsung) karena Pembelajaran
langsung khusus dirancang untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan
prosedural dan pengetahuan deklaratif yang dapat diajarkan dengan pola
selangkah demi selangkah. Contoh: “Adab bertamu, adab menrima tamu.
4.
Dalam ketapatan evaluasi pembelajaran ada 4 jenis
yang bisa kita gunakan atau kita pilih.
1)
Evaluasi Formatif, yaitu penilaian untuk mengetahui
hasil belajar yang dicapai oleh para peserta didik setelah menyelesaikan satuan
program pembelajaran (kompetensi dasar) pada mata pelajaran tertentu.
2)
Evaluasi Sumatif, yaitu evaluasi yang dilakukan
terhadap hasil belajar peserta didik setelah mengikuti pelajaran dalam satu
semester dan akhir tahun untuk menentukan jenjang berikutnya.
3)
Evaluasi penempatan (placement), yaitu evaluasi
tentang peserta didik untuk kepentingan penempatan di dalam situasi belajar
yang sesuai dengan kondisi atau kemampuan yang dimiliki peserta didik.
4) Evaluasi
Diagnostik, adalah evaluasi yang dilaksanakan untuk keperluan latar
belakang (psikologi, fisik, lingkungan) dari murid/ siswa yang mengalami
kesulitan-kesulitan dalam belajar, yang hasilnya dapat digunakan sebagai dasar
dalam memecahkan kesuliatan –kesuliatan tersebut. Evaluasi jenis ini erat
hubungannya dengan kegiatan bimbingan dan penyuluhan di sekolah.
Dan menurut saya bisa kita gunakan Evaluasi
Formatif, yaitu penilaian untuk mengetahui hasil belajar yang dicapai oleh para
peserta didik setelah menyelesaikan satuan program pembelajaran (kompetensi
dasar) pada mata pelajaran tertentu.
Wallahu a'lam