Tampilkan postingan dengan label Dasar Pend Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dasar Pend Islam. Tampilkan semua postingan
Psikologis Pendidikan Islam Masa Kanak-kanak, Baligh, dan Dewasa

Psikologis Pendidikan Islam Masa Kanak-kanak, Baligh, dan Dewasa


PEMBAHASAN

A.    Pengertian Psikologi, Psikologis Pendidikan Islam dan Psikologi Perkembangan
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari seluk beluk kejiwaan manusia. Peyelidikan tentang gejala-gejala kejiwaan itu sendiri awal mulanyanya dilakukan oleh para filsuf Yunani kuno. Psikologi baru diakui menjadi cabang ilmu independen setelah didirikan laboratorium psikologi oleh Wilhem Wund pada tahun 1879.
Prinsip-Prinsip Penidikan Teoritis Filosofis

Prinsip-Prinsip Penidikan Teoritis Filosofis



BAB I
PENDAHULUAN
Pendidikan sangat penting dalam kehidupan dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. Sifatnya mutlak dalam kehidupan seseorang, keluarga, maupun bangsa dan negara. Maju mundurnya suatu bangsa banyak ditentukan oleh maju mundurnya pendidikan bagsa itu. Mengingat sangat pentingnya pendidikan bagi kehiduapan maka pendidikan harus dilaksanakan sebaik-baiknya, sehingga memperoleh hasil yang diharapkan.
Keluarga Muslim dan Masyarakat Muslim

Keluarga Muslim dan Masyarakat Muslim



BAB I

PENDAHULUAN

Sampai saat ini, pendidikan masih diyakini sebagai perantara terbaik dalam membentuk generasi ideal masa depan sekaligus instrumen guna menyelamatkan gerak maju sebuah bangsa. Hal ini tetap ada tentu dengan lebih dulu mengenyampingkan fakta di lapangan, bahwa produk pendidikan ternyata tidak dapat dijamin berperilaku terpuji.
IQ, EQ, ESQ

IQ, EQ, ESQ



BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Kecerdasan merupakan salah satu karunia terbesar dari Allah SWT kepada manusia dan menjadikannya sebagai salah satu kelebihan manusia dibandingkan dengan makhluk lainnya. Dengan kecerdasannya, manusia dapat terus menerus mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidupnya yang semakin kompleks, melalui proses berfikir dan belajar secara terus menerus.
PISIK, JIWA DAN RUH; FITHRAH DAN HANIEF

PISIK, JIWA DAN RUH; FITHRAH DAN HANIEF




BAB I
PENDAHULUAN

Kehadiran Psikologi Islam merupakan reaksi positif bagi serangkaian upaya pengembangan wacana psikologi. Dalam rentang sejarah perkembangan psikologi, terdapat beberapa aliran yang memiliki spesifikasi orientasi sendiri-sendiri. Di saat pengetahuan mengalami puncaknya di zaman Yunani Kuno, pengembangan psikologi lebih diorientasikan pada aspek ontologis, seperti mempelajari hakikat jiwa dan eksistensinya bagi kehidupan manusia.
Hakikat, Tujuan, Dan Kegunaan Pendidikan

Hakikat, Tujuan, Dan Kegunaan Pendidikan



BAB I
PENDAHULUAN
Diskursus tentang pendidikan dan pendidikan Islam sampai sekarang masih berlangsung. Perdebatan panjang mengenai makna (hakikat) pendidikan itu sendiri masih sering terjadi. Berbagai pendapat dari sudut pandang yang berbeda membuat pendidikan mempunyai banyak arti. Pendidikan kadang dimaknai sebagai transfer of knowledge,
Hakikat Pengetahuan Dan Kebenaran

Hakikat Pengetahuan Dan Kebenaran



PEMBAHASAN

A. Hakikat Pengetahuan Dan Kebenaran

Pengetahuan  dan  kebenaran  adalah  dua  hal  yang  tidak  bisa  dipisahkan. Pengetahun merupakan  hasil dari pencarian sebuah kebenaran. Kebenaran adalah hasil dari rasa ingin tahu. Jadi antara pengetahuan dan kebenaran selalu bersama - sama. Banyak pendapat tentang pengetahuan maupun kebenaran yang mengatakan keduanya saling terkait. Akan tetapi banyak orang masih bingung tentang apa itu pengetahuan ataupun kebenaran.
Hakikat Alam Dan Kehidupan

Hakikat Alam Dan Kehidupan



BAB I
PENDAHULUAN
Selain masalah tentang Tuhan, ada tiga persoalan mendasar dan krusial yang selalu mengusik pikiran manusia ketika ia menjalani kehidupan di dunia ini. Pertama, adalah siapakah dirinya sebenarnya? dengan kata lain apa hakikat dirinya? Kedua, adalah alam di mana tinggal, apa hakikatnya? dan ketiga adalah tentang kehidupan, untuk apa manusia hidup? dan untuk apa kehidupan ini diadakan?
Hakikat Manusia

Hakikat Manusia



BAB I
PENDAHULUAN

Manusia sebagai makhluk individu memiliki unsur jasmani dan rohani. Unsur fisik yaitu berupa jasmani (raga) dan unsur psikis berupa rohaninya (jiwa). Jika unsur tersebut sudah tidak menyatu lagi maka seseorang tidak dapat disebut sebagai individu lagi. Kedua unsur tersebut harus berjalan dengan seimbang dan harus tercukupi pemenuhannya.